Namun apakah hal itu begitu pentingnya sampai-sampai ada suatu perkumpulan yang menggembar-gemborkan bahwa Yesus disalib bertepatan pada hari Sabtu atau hari ini. Apakah sebegitu pentingnya hal itu sampai perkumpulan tersebut mengatakan bahwa kita salah. Bahwa kita tidak tahu tentang kebenaran. Bahwa mereka mendatangi saya dan menceramahi saya mengatakan bahwa saya salah? Bahwa mereka tahu yang sebenarnya? (Yang pada akhirnya saya balas menceramahi mereka).
Paskah sendiri untuk saya sendiri memiliki arti kemenangan. Kemenangan Yesus akan maut. Kemenangan Yesus akan dosa kita. Paskah juga berarti kebangkitan. Di saat ini bukan Yesus yang kita suruh bangkit kembali. Apakah kamu tega jika Yesus kita minta disalib lagi? Kita yang harus bangkit. bangkit akan segala kekurangan dan kekotoran kita. Tidak sampai menjadi suci, tapi cukup bersih dipandang Tuhan dan sesama. Dan saya sendiri belum cukup bersih dari hal-hal duniawi. Semuanya tahu kan maksud saya…he3..
Melanjutkan hal yang tadi, menjadi tidak masuk akal jika saat seperti ini orang-orang masih meributkan kapan tanggal sebenarnya Yesus disalib. Bukankah yang terpenting adalah hati kita? Masalah tanggal, tidak ada yang tahu. Bahkan masalah Yesus bangkit kembali tidak ada yang tahu. Mungkin saja pemikiran kita akan kebangkitan Yesus selama ini berbeda dengan kebangkitan Yesus yang sebenarnya. Seperti yang dikatakan dalam artikel ini, yang saya percaya hanya satu. Yesus bangkit. Titik.
Lalu masalah tanggal dan sebagainya, bukankah itu hanya sebagai simbol. Simbol bisa berbeda-beda. Namun pendalaman dan penghayatan kita yang sama. Itu yang harus kita samakan. Jika ada orang yang masih ribut hanya karena simbol, maka dia benar-benar tidak bisa mendapatkan arti sebenarnya dari simbol tersebut. Apakah salah jika saya menghayati kebangkitan Yesus saat Natal? Sangat benar. Tanggal dan simbol bukan segalanya. Yang terpenting adalah hati kita. Sementara saat ini manusia mulai kembali ke jaman saat Israel menyembah berhala. Simbol, barang, tanggal, makam, sejarah dan “kebenaran” dipertanyakan. Apakah itu yang diinginkan Yesus? Yang diinginkan Yesus buka itu. Bahkan menurut saya Yesus pasti berpikir lebih baik Dia tidak diingat asal ajaran-Nya diingat. Cinta kasih yang diingat. Simbol itu hanya dibuat manusia. Yang terpenting adalah maksud simbol tersebut, bukan bentuk simbol tersebut. Salib dari kayu lebih baik dari salib emas jika salib emas itu dipakai untuk membunuh orang lain. Orang kafir yang mencintai Tuhan apa adanya lebih baik dari orang beragama yang begitu fanatis terhadap hal-hal yang sebenarnya”tidak begitu penting”.
Yang terakhir adalah hidup kita. Apakah dengan mengeksklusifkan diri sebagai orang yang tahu kebenaran, maka kita akan diselamatkan? Salah. Orang yang bertindak benar yang akan diselamatkan. Bukan orang yang berpikir benar. Kebenaran itu sendiri harus dirasakan, bukan dihitung-hitung atau dibuat-buat. Yang penting adalah merasakannya dan memberikan semangat kebangkitan itu pada diri kita pertama dan orang lain pada akhirnya. Jadi Paskah itu bukan hanya acara tahunan Katolik yang lewat begitu saja, tetapi saatnya kita merasakan semangat Paskah itu sendiri. Bukan mencari tahu kebenaran tentang kapan, di mana, siapa, bagaimana Yesus disalib, tetapi mengapa Yesus rela disalib untuk kita. Apa tujuan-Nya? Demikian. Semoga membantu orang-orang yang salah mengerti akan Paskah. Biarkan para ahli sejarawan yang bekerja mengenai hal-hal sejarah tentang Paskah. Untuk kita, cukup satu hal. Menghayati arti dari Paskah itu sendiri.
Salam,
Randy Halim
mas, kelompok apaan nih? dari denominasi apaan?
Suatu kelompok yang tidak baik gw sebutkan namanya…he3…
Christian Indonesian Blogger Festival (CIBfest) 2008 telah melahirkan animo besar dalam blogosphere Kristiani Indonesia semenjak launching pada akhir Maret 2008. Animo besar dalam online event gathering yang bervisi-misi Menjadi Garam dan Terang Dalam Suara Baru Indonesia ini bertujuan menciptakan iklim nge-blog yang positif dan menebarkan kasih di dunia maya; sehingga lewat blog dapat menjadi media ekspresi baru yang mampu menyuarakan pikiran, pendapat, kreativitas dan perasaan para blogger Kristen Indonesia.
CIBfest 2008 diselenggarakan oleh Jawaban.Com (www.jawaban.com) adalah divisi pelayanan media internet dari Cahaya Bagi Negeri (CBN) yang merupakan yayasan non-profit yang berfokus pada pelayanan media broadcasting.
Jadi jangan lewatkan untuk menjadi bagian dari CIBfest 2008 ini, bergabunglah dan mari mengambil bagian untuk Menjadi Garam dan Terang Dalam Suara Baru Indonesia. Untuk bergabung silahkan langsung klik http://www.jawaban.com/news/cibfest/form.php